E-Book
639 artikel
Seri Petualangan Peoni dan Neko: Beruang dan Sahabatnya
Renny Yaniar
Peoni dan Neko adalah dua sahabat yang tak terpisahkan. Peoni tinggal di rumah kakek dan neneknya. Di rumah Kakek ada perpustakaan yang berisi ribuan buku. Kakek, Nenek, Peoni, dan Neko senang membaca di perpustakaan. Suatu hari Peoni dan Neko menemukan buku dongeng ajaib. Saat mulai membaca dan menyentuh gambar yang bergerak di buku, mereka terlontar dan bertemu dengan beruang dan sahabatnya. Ayo, baca petualangan Peoni dan Neko yang sangat mengasyikkan.
Selengkapnya →
Dongeng Dialektika: Sehari Bersama Reni
Clara Ng
Hari ini Reni ulang tahun. Ibu memberikan hadiah istimewa: mantra ajaib yang bisa membuat segala keinginan menjadi kenyataan. Oh, Reni menjadi takjub dan terpesona! Apakah mungkin semua itu bisa terjadi?
Selengkapnya →
Dongeng Dialektika: Melilit Seperti Sulur
Clara Ng
Si Pohon Kecil kehilangan sepasang sepatunya. Pagi siang malam, dia mencari sepatunya. Lalu besoknya, dia kembali mencari. Dan besoknya, dan besoknya lagi. Dia menjelajahi tiap sudut Hutan Raksasa, bertanya kepada hewan-hewan di sana. Siapakah yang mencuri sepatu kesayangannya?
Selengkapnya →
Dongeng Dialektika: Jika Ayah Bajak Laut dan Ibu Putri Duyung
Clara Ng
Putri sakit demam dan tidak bisa tidur. Lewat jendelanya, dia memandang langit malam yang berbintang. Tiba-tiba langit menyapa dan mengajaknya bermain-main. Oh, demi bintang selatan, Putri sangat terkejut! Apa yang akan Putri lakukan?
Selengkapnya →
Dongeng Dialektika: Hari Potong Rambut
Clara Ng
Di dekat gunung dan sungai-sungai, diapit dua danau raksasa, di kota bernama Seribu Surai, delapan anak singa menuju Salon Pak Singa. Sebab hari ini adalah Hari Potong Rambut. Yang panjang jadi pendek, yang lurus jadi keriting, yang awut-awutan jadi klimis! Bisakah kamu bayangkan apa yang terjadi di kota itu?
Selengkapnya →
Dongeng Dialektika: Dari Berondong Jagung Hingga Negeri Kanguru
Clara Ng
Joko menemukan buku aneh di toko buku. Ajaib! Buku itu berbicara kepadanya, tentang berondong jagung, jam dinding, salju, hari pertama sekolah, ketekunan, perdamaian, dan banyak lagi. Ah, benarkah buku itu berbicara kepada Joko? Atau apakah Joko yang sudah berubah menjadi lebih pandai?
Selengkapnya →
Dongeng Dialektika: Alfabet Perubahan
Clara Ng
Beberapa kejadian berubah perlahan-lahan, seperti es yang mencair menjadi air. Kejadian lain bergerak dengan lebih cepat, seperti kilat menyambar di langit. Entah lambat, entah terasa lebih cepat, setiap perubahan memiliki titik balik. Ketika titik balik terjadi, maka bentuk baru yang berbeda pun lahir.
Selengkapnya →
Amore: Fortunata
Ria N. Badaria
Dengan berbagai kesialan yang kerap menimpanya, Layla menjuluki dirinya The Unfortunate, cewek yang tidak pernah beruntung. Arta-lah orang pertama dan satu-satunya yang berkata bahwa Layla gadis beruntung karena tidak pernah dikhianati orang yang dia cintai. Tapi apa sih artinya omongan Arta? Dia kan punya segalanya; tampan, lahir di keluarga berada, kuliah di Korea. Namun, ketika Arta kecelakaan dan terbaring koma di rumah sakit dalam kondisi patah hati karena dikhianati kekasihnya, Layla sadar, memiliki segala kemewahan hidup tak selalu berarti beruntung. Jika semula Layla menganggap kehadiran Arta dalam hidupnya hanya menambah kesialan, bisakah Arta meyakinkan Layla bawa perasaan sayangnya pada gadis itu akan menjadi awal keberuntungan dalam hidup Layla?
Selengkapnya →
Amore: A Beautiful Mistake
Saviana Jose
Seorang laki-laki harus berani bertanggung jawab atas apa yang dilakukannya, Ricky tahu itu. Meskipun taruhannya adalah diusir dari rumahnya nan mewah, Ricky harus berani menerima konsekuensinya. Dia tidak mau meninggalkan Lasya dalam keadaan mengandung. Sementara Lasya sendiri dihadapkan pada kebingungan. Harus memilih antara Ricky dan Yuda, laki-laki yang amat mencintainya dan bersedia menerima kehamilannya. Cinta sejati selalu bisa menemukan jalannya. Siapakah sejatinya tempat Lasya berlabuh?
Selengkapnya →
Murder in Mesopotamia - Pembunuhan di Mesopotamia
Agatha Christie
Amy Leatheran yakin hal buruk akan terjadi di situs penggalian Hassanieh di Irak. Dan itu berkaitan dengan kehadiran si Cantik Louise, istri Dr. Leidner sang arkeolog. Saat Hercule Poirot menyempatkan diri mengunjungi lokasi penggalian, ia begitu cepat akrab dengan Louise. Tetapi, saat itu wanita tersebut mengalami halusinasi yang begitu parah dan membuat semua orang tegang karena Louise yakin halusinasi itu bukan sekadar khayalan. Tetapi Poirot terlambat menyelamatkan wanita cantik itu, dan ia diharuskan membawa imajinasi cerdasnya untuk membongkar fakta-fakta aneh dalam khayalan Louise.
Selengkapnya →
Kebijakan Bhagavad Gita untuk Generasi Y
Anand Krishna
Generasi Y, berusia antara 20 – 35 tahun dan mendominasi angkatan kerja, adalah generasi yang haus tantangan, dinamis, agresif, technominded, berkreativitas tinggi. Tak sedikit dari mereka menduduki posisi penting di seluruh dunia, baik di sektor swasta maupun pemerintahan. Namun, apakah anak-anak muda ini, dengan penghasilan begitu tinggi, menikmati kepuasan? Apakah mereka bahagia? Dapatkah mereka merayakan hidup ini? Kaum muda cerdas, bahkan lulusan Harvard, gagal mengubah perekonomian dunia menjadi lebih baik. Du McDonald, jurnalis senior dan penulis buku e Golden Passport, menengarai “the lust for greed” — keserakahan membara, yang menjadi tuntutan nafsu para lulusan maupun pengajar Harvard, di balik kegagalan itu. Menurutnya, pada akhirnya uang sebanyak apa pun tidak bisa membeli kembali jiwa Anda (yang telah hilang karena mengejar harta, kedudukan, dan daya tarik duniawi lainnya). Buku kecil ini memiliki peran besar untuk merespons kegagalan moral yang mengadang kaum muda yang terjun ke dunia kerja. Jiwa Anda tidak perlu hilang. Anda bisa meraih keberhasilan dan merayakan hidup dengan berpegang teguh pada nilai-nilai kebijakan kuno yang tetap relevan bahkan setelah 5.000 tahun!
Selengkapnya →
Misteri Miranti
V. Lestari
DOKTER Sastra Winata masih punya waktu setengah jam sebelum pertemuan dengan pasien berikutnya, Nyonya Miranti. Pasiennya yang terakhir hari ini. Perasaannya tergetar dan jantungnya berdebar lebih kencang ketika mengenang pasiennya itu. Bahkan dengan hanya membayangkan Nonya Miranti, sosoknya dan cara bicaranya, ia jadi merasa bergairah! Nyonya Miranti berumur 32 tahun. Begitu menurut pengakuannya. Dan itu memang sesuai dengan penampilannya meski belum menjamin kebenaran soal usianya. Tetapi Sastra tidak mempersoalkan hal itu. Pasien-pasiennya boleh saja berbohong soal umur karena ia toh tidak menangani fisik mereka. Berbohong adalah hak pasien karena pada akhirnya yang menanggung rugi, seandainya memang merugikan, toh diri mereka sendiri. Ia sendiri tidak punya risiko apa-apa, karena tetap mendapat imbalan sesuai haknya. Dan kalaupun mereka menceritakan pepesan kosong kepadanya, itu hak mereka juga. Ia toh
Selengkapnya →