E-Book
639 artikel
Kreativitas demi regenerasi kesenian wayang
Litbang Kompas
Kesenian wayang seringkali dianggap memiliki daya magis nan mistis yang tidak boleh sembarangan dalam memainkannya. Bahkan seseorang yang berkeinginan menjadi dalang haruslah mengikuti pelatihan dengan sejumlah aturan ketat. Inilah tantangan kesenian wayang di era modern.
Selengkapnya →
Jejak Peradaban Sungai-Sungai Nusantara
Litbang Kompas
Sejak dahulu dalam sejarahnya sungai di Nusantara merupakan jalur transportasi yang cukup penting. Bahkan sungai telah dimanfaatkan pada zaman kerajaan Nusantara untuk mengangkut hasil perdagangan maupun juga untuk mobilitas orang.
Selengkapnya →
Menjaga Denyut Toleransi di Nusantara
Litbang Kompas
Toleransi menjadi sebuah konsekuensi dari Negara Indonesia yang terdiri dari beragam etnis dan agama. Bahkan kehangatan dalam relasi sosial demi terciptanya keharmonisan telah dibangun berabad-abad yang lalu. Hingga kini warisan untuk tetap hidup bersama di dalam perbedaan masih dapat dirasakan di beberapa wilayah di Cirebon, Gorontalo, dan Lampung.
Selengkapnya →
Jejak Peradaban Tionghoa Perantauan di Nusantara
Litbang Kompas
Migrasi etnis Tionghoa ke bumi Nusantara telah meninggalkan banyak cerita dan peninggalan yang menyebar di beberapa pulau di Indonesia. Mereka datang menggunakan jalur perdagangan. Beberapa dari orang-orang Tionghoa ini kemudian memilih untuk menetap di beberapa wilayah di Nusantara. Mereka mendirikan pemukiman dan berinteraksi langsung dengan penduduk bumiputera.
Selengkapnya →
Merawat Manuskrip Kuno, Menjaga Warisan Intelektual
Litbang Kompas
Kajian warisan budaya tulis menemukan harta karun naskah kuno bernilai dan bermakna lintas zaman. Dalam takbir gempa, tercatat peristiwa tsunami pada abad ke-18 di Aceh, tiga abad sebelum musibah itu terulang kembali pada tahun 2004.
Selengkapnya →
Desa Wisata Bali, Jalan Menggoda Para Pelancong
Litbang Kompas
Bali identik dengan pantai-pantai yang terkenal untuk menghabiskan waktu liburannya. Namun, desa-desa wisata di Bali perlu menjadi destinasi wisata yang baru apabila mengunjungi Bali.
Selengkapnya →
Cerita peradaban kerajaan Mataram Hindu-buddha
Litbang Kompas
Candi adalah kisah kelanggengan karya budaya yang kaya menyimpan pesan kebajikan. Pada dinding dan bangunan candi terpahat perjalanan sejarah bangsa Indonesia.
Selengkapnya →
Yakuza Indonesia
Richard Susilo
Isokichi Yoshida (1867–1936) dari Kitakyushu bisa dikatakan Yakuza pertama, pemimpin pertama Yamaguchi-gumi. Yakuza telah mempertahankan hubungan yang sangat erat dengan entitas politik dan korporasi Jepang dalam pertumbuhan mereka selama puluhan tahun. Sejak 1991, Yakuza mulai dibatasi ruang geraknya. Sampai Oktober 2012 pemerintah merevisi UU Anti-Yakuza untuk ke-34 kalinya, memuat 21 larangan bagi Yakuza, termasuk larangan membuka rekening bank, masuk ke klub malam, restoran, pemandian umum, bahkan masyarakat tidak boleh berteman dengan mereka. Penulis mengungkap dan memetakan kekuatan Yakuza yang terdesak di negaranya, mencari penghasilan ke luar Jepang, terutama ke Indonesia. Hasil liputan, wawancara, dan penelitian mendalam penulis selama 20 tahun di dunia Yakuza Jepang. Buku bagi masyarakat Indonesia agar dapat memagari diri, menjaga ”kebersihan” Indonesia, agar terjauhkan dari berbagai unsur kejahatan yang masuk dari luar negeri.
Selengkapnya →
Memadukan Pariwisata dan Kearifan Lokal Bali
Litbang Kompas
digital news book ini yang digunakan - digital news book revsi Bali merupakan magnet bagi wisatawan. Kekayaan alam dan budayanya mampu mendongkrak industri pariwisata bagi pulau ini.
Selengkapnya →
Impian Bali Baru
Albertus Krisna ... [et al.] ; editor, Bima Baskara
Pada 2014-2018, sumbangan sektor wisata bagi produk domestik bruto (PDB) rata-rata meningkat sekitar 7 persen per tahun. Laju ini merupakan salah satu yang terbesar di antara 21 sektor lapangan usaha di Indonesia.
Selengkapnya →
Seri Budaya Kuliner: Bumbu dan Gugatan Cita Rasa Bali
Litbang Kompas
Belum banyak diketahui sejak kapan tepatnya masyarakat Bali mengenal bumbu. Sebagian orang Bali percaya bahwa bumbu berasal dari dewata. Sampai sekarang, belum ada penelitian ilmiah mengenai asal-usul bumbu Bali.
Selengkapnya →
Seri Budaya Kuliner: Makanan dan Ritual di Bali
Litbang Kompas
Masyarakat Hindu-Bali memaknai makanan cukup rumit. Dalam konsepsi Hindu-Bali, makanan terlebih dahulu harus dipersembahkan kepada dewata yang menguasai kehidupan manusia dan alam semesta. Tanpa persembahan, sama saja dengan menikmati sesuatu dari alam dengan cara mencuri.
Selengkapnya →