E-Book

639 artikel
Pie, Pie, Pie - pastry lezat seenak buatan cafe
Pie, Pie, Pie - pastry lezat seenak buatan cafe
Yeni Ismayani
Pie atau pai adalah sejenis pastry bercita rasa manis atau asin yang populer dan banyak digemari. Kue ini terdiri dari dua bagian, yakni bagian kulit dan bagian isi. Di negeri asalnya, yaitu Inggris, pai biasanya disajikan sebagai makanan penutup atau dessert. Di Indonesia, kue ini sering disajikan sebagai bagian dari snack box dalam bentuk kue kecil, atau kue potong di berbagai cafe. Pai sangat mudah dibuat, bentuknya yang cantik sangat cocok untuk disajikan saat Anda menjamu tamu atau menjadi camilan sehari-hari di rumah. Di dalam buku ini disajikan resep-resep pai bercita rasa manis dan asin yang kaya, yang layak dicoba. Resepresepnya sengaja dipilih agar bisa menghasilkan kue-kue seenak buatan cafe ternama.
Selengkapnya →
Pewarna Makanan Alami Indonesia [: Potensi di Masa Depan]
Pewarna Makanan Alami Indonesia [: Potensi di Masa Depan]
F.G. Winarno dan Andieta Octaria
You eat with your eyes first. Para konsumen penggemar makanan lezat pasti mengharapkan penampilan hidangan yang mudah dan cepat ditangkap indra penglihatan atau eye catching. Warna-lah yang pertama kali menarik perhatian dan membangkitkan selera makan seseorang. Warna makanan dapat berasal dari warna alami yang melekat pada bahan mentah sebelum diolah menjadi masakan, atau dari bahan pewarna tambahan yang sebaiknya berasal dari alam, bukan hasil sintetis dari bahan kimia. Dunia modern semakin berkembang ke arah gerakan hidup sehat dan serba-alami (back to nature). Indonesia layak bersyukur karena diakui sebagai negara biodiversity center terbesar kedua di dunia setelah Brasil. Sumber pewarna makanan alami melimpah ruah, bukan hanya yang berasal dari daratan, tetapi juga lautan. Tidak hanya dari biota, tetapi juga mikroba. Lebih dari sepertiga wilayah Nusantara adalah lautan dengan kekayaan biologi yang luar biasa. Baik biota maupun mikrobiologi merupakan sumber bahan pewarna alami yang melimpah, tinggal bagaimana kita menggali dan mengembangkannya secara bijaksana.
Selengkapnya →
Peta Jalan Indonesia 2021-2030 [: Swoosh of Indonesia - Bonus buku "Near Cash, Near Future"]
Peta Jalan Indonesia 2021-2030 [: Swoosh of Indonesia - Bonus buku "Near Cash, Near Future"]
Hermawan Kartajaya
Tahun 2030 adalah momen penting bagi Indonesia. Masa-masa di mana Indonesia akan menikmati bonus demografi, pencapaian SDG 2030, sekaligus menjadi landasan untuk Indonesia Emas 2045. Tentu hal ini tidak dapat terjadi dengan sendirinya karena sejumlah tantangan yang akan kita hadapi dalam beberapa waktu ke depan. Karena itu, kita harus mengambil langkah yang tepat sesuai dengan kondisi yang dihadapi. Agar mudah dipahami, saya telah membaginya menjadi empat fase. Fase pertama adalah masa relief, ketika kita berjuang di masa COVID-19. Banyak perusahaan yang mencoba bertahan hidup sementara pemerintah berupaya memberikan berbagai program bantuan. Fase kedua adalah masa recovery, di mana kita berfokus untuk memulihkan keadaan yang memang baru dapat dilakukan di situasi yang lebih kondusif. Fase ketiga adalah reform, yaitu momen-momen untuk melakukan pembenahan. Terutama untuk memperkuat fondasi pengembangan di masa yang akan datang. Fase keempat adalah rise, yaitu masa di mana kita mengoptimalkan semua persiapan yang kemudian diimplementasikan untuk Indonesia 2030. Dalam buku ini, Anda diajak untuk menyelami kondisi-kondisi yang akan kita hadapi pada keempat fase tersebut. From Good to Great!
Selengkapnya →
Perennial Seller [: Menciptakan dan Memasarkan Karya Abadi yang Terus Dicari]
Perennial Seller [: Menciptakan dan Memasarkan Karya Abadi yang Terus Dicari]
Ryan Holiday
Bagaimana karya-karya itu bertahan, sementara kebanyakan buku, film, lagu, video game, dan karya-karya kreatif lain dengan cepat menghilang setelah kesuksesan awalnya? Bagaimana kita bisa menciptakan dan memasarkan karya kreatif yang abadi dan terus dicari? Ryan Holiday menyarikan pengalaman kerja samanya yang kaya dengan pelaku bisnis dan pencipta karya besar, seperti Google, American Apparel, dan John Grisham, juga wawancaranya dengan otak kreatif di balik karya-karya yang tak lekang zaman, untuk memberikan jawabannya. Contoh-contoh menarik yang disampaikannya mencakup: • Rick Rubin, produser Adele, Jay-Z, dan Red Hot Chili Peppers, yang mengajari para artisnya untuk mengabaikan pemikiran jangka pendek serta mendasarkan karya mereka dalam inspirasi jangka panjang. • Tim Ferriss, yang buku-bukunya terjual jutaan eksemplar, sebagian karena tanpa kenal lelah dia menguji setiap bagian karyanya untuk mencaritahu mana yang menghasilkan respons terbesar. • Harper Lee, yang mengubah naskah yang berantakan menjadi karya klasik To Kill a Mockingbird dengan bantuan editor dan masukan yang tepat. • Winston Churchill, Stefan Zweig, dan Lady Gaga, yang masing-masing mempelajari prinsip-prinsip dasar dalam membangun basis pendukung yang berdedikasi dan setia.
Selengkapnya →
Perempuan-Perempuan Kelu (The Silence of the Girls)
Perempuan-Perempuan Kelu (The Silence of the Girls)
Pat Barker
Di jantung perang Troya, ada suara perempuan yang selama ini dibungkam… hingga sekarang. Briseis adalah ratu Lyrnessus hingga suatu hari kotanya diluluhlantakkan oleh pasukan Yunani. Kini ia menjadi budak Achilles, pria yang telah membunuh suami dan saudarasaudara lelakinya. Dongeng klasik Iliad dikisahkan kembali dari sudut pandang Briseis, yang hanya sedikit disebut-sebut meskipun perannya sangat menentukan. Dalam Perempuan-Perempuan Kelu, Brises mekar, hidup, menjadi sosok yang nyata: pengamatannya tajam, kepedihannya dipendam, dan ia menjalin hubungan dengan para budak perempuan lain yang menjadi pelacur, perawat, petugas yang memandikan mayat, dan kurban darah. Kisahnya mengungkap apa yang selama ini tidak tampak atau tidak dianggap penting dalam kisah kepahlawanan Iliad, memberi kan suara kepada seorang perempuan luar biasa—memberi kita cara pandang baru dalam membaca kisah kuno ini. Novel ini menjadi finalis Women’s Prize for Fiction
Selengkapnya →
Pembunuhan Zodiak Tokyo (The Tokyo Zodiac Murders)
Pembunuhan Zodiak Tokyo (The Tokyo Zodiac Murders)
Soji Shimada
Pada suatu malam bersalju tahun 1936, seorang seniman dipukuli hingga tewas di balik pintu studionya yang terkunci di Tokyo. Polisi menemukan surat wasiat aneh yang memaparkan rencananya untuk menciptakan Azoth ”sang wanita sempurna”dari potongan-potongan tubuh para wanita muda kerabatnya. Tak lama sesudah itu, putri tertuanya dibunuh. Lalu putri-putrinya yang lain serta keponakan-keponakan perempuannya tiba-tiba menghilang. Satu per satu mayat mereka yang termutilasi ditemukan, semua dikubur sesuai dengan prinsip astrologis yang diuraikan sang seniman. Pembantaian misterius itu mengguncang Jepang, menyibukkan pihak berwenang dan para detektif amatir, namun tirai misteri tetap tak terpecahkan selama lebih dari 40 tahun. Lalu pada suatu hari di tahun 1979, sebuah dokumen diserahkan kepada Kiyoshi Mitarai, seorang astrolog, peramal nasib, dan detektif eksentrik. Dengan didampingi Dr. Watson versinya sendiri, seorang ilustrator dan penggemar kisah detektif, Kazumi Ishioka, dia mulai melacak jejak pelaku Pembunuhan Zodiak Tokyo serta pencipta Azoth yang bagaikan lenyap ditelan bumi. Kisah menarik tentang sulap dan ilusi karya salah satu pencerita misteri terkemuka di Jepang ini disusun seperti tragedi panggung yang megah. Penulis melemparkan tantangan kepada pembaca untuk membongkar misteri sebelum tirai ditutup.
Selengkapnya →
Pembunuhan di Rumah Miring (Murder in the Crooked House)
Pembunuhan di Rumah Miring (Murder in the Crooked House)
Soji Shimada
Rumah Miring itu bertengger di tebing berselimut salju yang menghadap ke lautan es di ujung utara Jepang yang terpencil. Tempat yang aneh, tetapi di situlah sang jutawan Kozaburo Hamamoto membangunnya. Banyak labirin lantai yang miring dan tangga-tangga di tempat yang tidak biasa, juga topeng-topeng dan boneka seram seukuran manusia. Ketika seorang pria ditemukan mati dibunuh di salah satu kamar, polisi dipanggil, tapi mereka tak mampu memecahkan teka-teki itu. Lantas korban-korban lain berjatuhan. Maka dipanggillah Kiyoshi Mitarai, si detektif terkenal yang pernah memecahkan misteri kasus Pembunuhan Zodiak. Kalau bukan Mitarai, siapa lagi yang bisa? Tetapi mungkin Anda bisa mendahului Mitarai dalam memecahkan kasus ini? Semua petunjuknya dibeberkan dengan gamblang. Jadi, silakan ikut mencobanya.
Selengkapnya →
Pembunuhan di Nihonbashi (Shinzanmono---The Newcomer)
Pembunuhan di Nihonbashi (Shinzanmono---The Newcomer)
Keigo Higashino
Detektif Kaga Kyoichiro baru dipindahkan ke Nihonbashi, Tokyo. Ia memang pendatang baru, tapi sangat berpengalaman menangani kasus kriminal. Ia bergabung dengan tim untuk menyelidiki pembunuhan seorang wanita. Semakin terlibat dalam kasus itu, semakin banyak tersangka baru bermunculan. Bahkan, hampir semua orang yang tinggal dan bekerja di distrik Nihonbashi memiliki motif sebagai pelaku. Agar si pelaku tertangkap, Kaga harus mengurai seluruh rahasia di sekitar hidup manusia yang rumit. Masa lalu korban, sejarah keluarganya, dan hari-hari terakhir hidupnya merupakan kunci yang akan membawa Kaga kepada si pelaku. The Newcomer merupakan novel dari seri Detektif Kaga karya Keigo Higashino.
Selengkapnya →
Pede Bersama Professor Rajawali
Pede Bersama Professor Rajawali
Yeyentimalla
Yang sedang atau pernah jadi mahasiswa pasti tahu rasanya berada dalam suasana pembimbingan akademik. Penulis sendiri merasakan berbagai emosi ketika menyusun disertasi: ragu-ragu, waswas, takut, sebal, bingung, bimbang, risau, gelisah, gamang, dan berbagai rasa tak menentu. Dalam ketidakjelasan, penulis berusaha mencari pencerahan, sekilas tampak “liar”, hingga terdampar di Petarangan Rajawali. Penulis bergerak sambil membangkitkan emosi bervalensi positif di dalam diri, seperti: riang, tertantang, lega, empati, solidaritas, syukur, hormat, kasih, dan terbukti membuat lebih baik. Secara bersamaan, Professor Rajawali dengan jam terbang tinggi dan kecemerlangan berkomunikasi, juga bergerak merangkul hati murid-muridnya. Api motivasi untuk gemar belajar dihidupkan, diarahkan dan dipertahankan tetap menyala. Kepedean yang sempat porak-poranda perlahan tapi pasti terangkai lagi. Banyak pelajaran penulis dapatkan dalam kebersamaan dengan Professor Rajawali dan sehimpunan telur Rajawali. Dalam hubungan yang hangat yang dimetaforakan sebagai kebersamaan induk rajawali dengan telur-telurnya, potensi-potensi dikenali dan dikembangkan. Begitu juga pembimbing, makin dikenali sisi-sisi dirinya yang unik dan istimewa. Kedua belah pihak menikmati saling membelajarkan. Hubungan hangat pun tak ikut usai meskipun disertasi/ tesis telah usai. Ini pengalaman menakjubkan!
Selengkapnya →
Pastel Tutup paling gampang dan enak
Pastel Tutup paling gampang dan enak
Indriani
Sesuai namanya, semua adonan isi pastel ini seluruhnya tertutup oleh adonan kulit yaitu adonan kentang dan biasanya disajikan dalam cup alumunium atau pinggan tahan panas. Buku berisi lebih dari 20 kreasi Pastel Tutup ini disusun tidak hanya untuk para penggemar Pastel Tutup yang ingin membuat Pastel Tutup sendiri, dan juga untuk mereka yang akan dan sedang menjalankan usaha boga rumahan, yaitu menjual Pastel Tutup yang merupakan salah satu jenis makanan yang paling laku dijual.
Selengkapnya →
PASSION to SERVE Bagaimana Meraih Kebahagiaan & Kesuksesan dalam Dunia Kerja
PASSION to SERVE Bagaimana Meraih Kebahagiaan & Kesuksesan dalam Dunia Kerja
Louis Sastrawijaya
“Menurut saya, ketika seseorang sedang melakukan aktivitas pekerjaan sehari-hari, baik sebagai pebisnis atau profesional, sebenarnya dia juga sedang menjalani sebuah ibadah. Buku karya Louis Sastrawijaya ini berisikan cara-cara untuk mewujudkan hal itu, yaitu agar kita semua bekerja dengan hati dan senantiasa punya semangat untuk melayani.” —Sudhamek Chairman GarudaFood Group “This book on passion is certainly a game changer. The importance of passion will help you to discover the source of personal power for unlimited well-being and performance. As a motivational coach, Louis is very passionate to share his insights and make a difference in community and the corporate world!” —Girish Gehani Transformational NLP Trainer & Coach – Dubai , UAE “Saya selalu berusaha menerapkan konsep ‘Passion to Serve’ dalam menjalankan bisnis. Dampaknya, selain tercipta suasana kekeluargaan dan sense of belonging pada diri para karyawan perusahaan, loyalitas para konsumen untuk sukses secara bersama-sama juga terbangun.” —Andre Sastrawijaya Kakak kandung, President Director PT Pixel Perdana Jaya “Semoga buku ‘Passion to Serve’ karya Louis Sastrawijaya ini dapat menginspirasi kita untuk lebih giat bekerja membantu orang lain dalam memecahkan masalahnya agar bisa menuai kebahagiaan dan kesuksesan dalam hidup.” —Bernadette Ruth Irawati Setiady President Commissioner PT Kalbe Farma Tbk. Louis Sastrawijaya dikenal sebagai Motivational Coach No.1 Indonesia, yang belajar dari guru-guru terbaik dunia di empat benua (Asia, Australia, Eropa, dan Amerika Serikat), telah dipercaya oleh >500 perusahaan/institusi dan berpengalaman mengajar >2.000 kelas di berbagai kota besar di Indonesia.
Selengkapnya →
Membesarkan Manusia Indonesia
Membesarkan Manusia Indonesia
Andrias Harefa
Dengan gambar mental sosok manusia indonesia, ibu dan ayah memiliki pegangan tentang anak-anak macam apa yang mereka besarkan dalam rumah; ulama dan rohaniwan di tempat ibadah memiliki gambaran mengenai umat macam apa yang akan mereka rawat dan besarkan; kakak-kakak di taman bermain paham apa yang mesti mereka lakukan untuk menemani adik-adik mereka; pemandu taman kanak-kanak juga memiliki pedoman tentang apa yang perlu dan tidak perlu diajarkan; guru sekolah dasar, sekolah menengah, sampai dosen-dosen di universitas dapat membayangkan alumni macam apa yang mereka hasilkan lewat proses pembelajaran di lembaga yang mereka asuh; lalu atasan-atasan di lembaga-lembaga profesi dan pekerjaan bisa menetapkan kriteria yang terus menumbuhkan karakteristik manusia Indonesia yang seperti itu. Dengan demikian, diharapkan dapat terjadi semacam akselerasi proses revolusi pendidikan, untuk menghasilkan manusia-manusia Indonesia muda yang dapat diharapkan membawa negeri ini menjadi satu dari lima negara paling maju dan dihormati di dunia, setidaknya mulai tahun 2045. Atau, bisa jadi, lebih cepat dari itu. Insya Allah. Deo volente. Jika Allah menghendaki.
Selengkapnya →
Copyright © 2025 Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar