E-Book

639 artikel
Gajah Mada: Sumpah di Manguntur
Gajah Mada: Sumpah di Manguntur
Langit Kresna Hariadi
"Untuk mewujudkan keinginanku atas Majapahit yang besar," ucap Gajah Mada dengan suara amat lantang, "untuk mewujudkan mimpi kita semua, aku bersumpah akan menjauhi hamukti wiwaha, sebelum cita-citaku dan cita-cita kita bersama itu terwujud. Aku tidak akan bersenang-senang dahulu. Aku akan tetap berprihatin dalam puasa tanpa ujung semata-mata demi kebesaran Majapahit. Aku bersumpah untuk tidak beristirahat. Lamun huwus kalah Nusantara ingsun amukti pala. Lamin kalah ring Gurun, ring Seram, Tanjungpura, ring Haru, ring Pahang, Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasek, samana ingsun amukti palapa!" Senyap pendapa Bale Manguntur mendengar sumpah yang disaksikan matahari yang panas menggila. Semua orang masih terpesona pada jejak sumpah mengerikan yang diucapkan Gajah Mada. Sumpah itu memang layak disebut mengerikan. Entah dengan cara bagaimana Gajah Mada bisa menanggungnya. Sumpah itu terlampau mengerikan bagi sahabat-sahabat Gajah Mada karena betapa keras kerja yang harus dilakukan untuk mewujudkannya.
Selengkapnya →
Gajah Mada: Takhta dan Angkara
Gajah Mada: Takhta dan Angkara
Langit Kresna Hariadi
"Bagaskara Manjer Kawuryan? Siapakah orang yang mencoba bermain-main denganku menggunakan nama yang semestinya terkubur bersama kematian Ra Tanca?" Gajah Mada meletupkan rasa penasarannya dalam hati. Sembilan tahun sejak pemberontakan Ra Kuti, baru diketahui orang yang berada di balik nama itu adalah Ra Tanca. Setelah Ra Tanca mati, kini tiba-tiba ada orang lain yang menggunakan nama itu. Pemahaman terhadap kata sandi Bagaskara Manjer Kawuryan sangat terbatas dan nyaris terkubur oleh waktu yang telah bergeral sembilan tahun lamanya. Namun, ternyata di luar sana, entah siapa, setidaknya ada orang yang tahu makna kata sandi itu. Di balik penampilannya yang aneh, menunggang kuda putih, mengenakan jubah berwarna putih dan menyembunyikan wajah di balik topeng, orang itu mengetahui banyak hal, mengetahui adanya kata sandi Bagaskara Manjer Kawuryan.
Selengkapnya →
Gajah Mada: Makar Dharmaputra
Gajah Mada: Makar Dharmaputra
Langit Kresna Hariadi
Damai yang senantiasa menyelimuti tiba-tiba koyak. Lelap pelukan mimpi tidak mungkin dituntaskan karena genderang perang membangun isi kehidupan Majapahit. Pada sebuah fajar yang masih beku, para Rakrian Dharmaputra Winehsuka menebar tembang duka. Ra Kuti menaburkan aroma pembantaian, pemerkosaan dan penjarahan. Kemegahan Bumi Wilmatika seketika porak-poranda. Akan tetapi, tetes darah, keringat dan air mata Gajah Mada serta pasukan Bhayangkara, akhirnya mampu mengembalikan kehormatan majapahit dan mempersembahkan kejayaan yang bakal terus dikenang oleh sejarah.
Selengkapnya →
Ikan Laut yang Biasa Kita Makan
Ikan Laut yang Biasa Kita Makan
M. Al Wustho
Buku bergambar anak yang kami terbitkan ini mengandung nilai-nilai penghargaan terhadap kekayaan sumber daya hayati Indonesia. Buku ini kami terbitkan dalam rangka turut berperan dalam (1) meningkatkan kemampuan berbahasa anak secara umum, (2) menumbuhkan minat baca anak sejak dini, (3) mengembangkan wawasan dan pengetahuan anak, serta (4) penanaman nilai-nilai budi pekerti dan kepribadian luhur.
Selengkapnya →
Hewan Laut yang Dilindungi
Hewan Laut yang Dilindungi
M. Al Wustho
Buku bergambar anak yang kami terbitkan ini mengandung nilai-nilai penghargaan terhadap kekayaan sumber daya hayati Indonesia.Buku ini kami terbitkan dalam rangka turut berperan dalam (1) meningkatkan kemampuan berbahasa anak secara umum, (2) menumbuhkan minat baca anak sejak dini, (3) mengembangkan wawasan dan pengetahuan anak, serta (4) penanaman nilai-nilai budi pekerti dan kepribadian luhur. Agar anak-anak dapat menyerap
Selengkapnya →
Kukang yang Mengantuk
Kukang yang Mengantuk
Paul Kennedy
Suatu hari, Pak Kukang datang. Ia pandai memanjat pohon dan berayun.Sekarang, pak kukang sedang mengantuk.Ia ingin tidur di dahan pohon yang bagus. Di dahan mana pak kukang bisa tidur dengan nyenyak? Bacalah ceritanya dalam buku ini.
Selengkapnya →
Aku dan Kakakku
Aku dan Kakakku
Kanchan Bannerje
Buku ini bercerita tentang dua bersaudara dan apa yang mereka lakukan masing-masing di rumah.
Selengkapnya →
Akhirnya Dia Tertawa
Akhirnya Dia Tertawa
Michelle Preen
Siputi, si hyena, sangat sedih. Ia kehilangan tawanya. Ia meminta bantuan ke hewan-hewan lainnya: monyet, jerapah, kuda Nil, dan lain-lain. Apakah Siputi bisa kembali tertawa? Siapa yang berhasil mengembalikan tawanya? Ikutilah cerita lengkapnya dalam buku ini.
Selengkapnya →
Ada Apa dalam Panci?
Ada Apa dalam Panci?
Crystal Warren
Sam bertanya kepada Ibu tentang menu makan malam. Ibu menjawab, “Kejutan. Tunggu dan lihat saja nanti!” Ibu pun mulai memasak sesuatu di dapur dan Sam ikut membantu. Apa menu masakan makan malam untuk Sam? Kamu bisa mengikuti ceritanya hingga tuntas dalam buku ini.
Selengkapnya →
Mencari Semangat Musim Semi
Mencari Semangat Musim Semi
Selina Morulane, Mosa Mahlaba, Sibusiso Mkhwanazi
Musim dingin sudah lewat dan berlalu.Kini datanglah musim semi ke desa nana.Penduduk desa akan berkumpul untuk merayakannya.Nana pun menantikan festival atau perayaan.
Selengkapnya →
Kamu! Ya Kamu!
Kamu! Ya Kamu!
Annika Brandow, Sam Wilson, Wilna Combrinck
Hei! Aku seorang pendakar.Aku akan bertarung dengan monster.Aku butuh bantuanmu. Ya kamu! Ikutlah bersamaku.Ayo,bacalah cerita lengkapnya dalam buku.
Selengkapnya →
Kontes Makan Cabai
Kontes Makan Cabai
Fortune Tazvivinga
Cici, si kelinci, dan Momo, si monyet, berteman dan bersahabat baik. Suatu ketika, ada kontes atau lomba makan cabai. Cici dan Momo ikut dalam lomba itu. Siapakah pemenang lombanya? Ingin tahu ceritanya? Bacalah buku ini.
Selengkapnya →
Copyright © 2025 Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar